Perawatan di Muara Intake Kabo

Jumat, 08 Maret 2019

Humas & Protokol

Umum

Dibaca: 89 kali

SANGATTA-Sedimen atau endapan tanah di Jalur masuknya air baku mulai tebal. Tidak terkecuali di muara intake. Menyikapi itu PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur melakukan pembersihan.

Kepala Bagian Produksi Rudyansyah mengungkapkan perhatian khusus terus dilakukan terhadap komponen pendukung pengolahan air bersih. Termasuk di muara intake, agar terjaga dari elemen penganggu seperti endapan tanah ini.

"Kami lakukan pembersihan dan penggalian guna menanggulangi kedangkalan di mulut muara intake," sebutnya di Ruang Kerja, Kantor Produksi, Kabo Jaya, Selasa (5/3).

Rudy sapaan akrapnya ini juga menyebut pembersihan dimulai dari mulut sumur intake yang terlihat banyak endapan sedimen. Area yang jadi konsentrasi seluas 6x8 meter. Dikerjakan secara manual oleh seluruh bagian tim produksi.

"Terpenting kedalaman, agar debit yg masuk di sumuran intake cukup memenuhi kebutuhan,"tambahnya.

Dirinya juga menambahkan, dari hasil uji laboratorium Nephelometric Tubrbidity Unit (NTU) atau tingkat kekeruhan air baku < 100. Menyusul warna air baku mulai berubah bening. Berdasarkan pengalaman yang ada, hal tersebut merupakan salah satu tanda datangnya musim kemarau. Perawatan muara ini juga berfungsi mengantisipasi musim kemarau.

"Perawatan tadi juga sebagai antisipasi dini kita,"imbuh mantan Kepala Sub Bagian Distribusi ini.

Seperti diketahui, Sedimentasi merupakan proses pengendapan partikel-partikel tanah yang terbawa di aliran sungai. Dalam jangka waktu tentu, jika pendengapan partikel diterjadi disatu tempat seperti muara intake maka akan menyebabkan pendangkalan.(HumadPDAM)

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas

Pencarian



semua agenda

Agenda

semua download

Download

Jajak Pendapat

Sangat Memuaskan
Memuaskan
Cukup Memuaskan
Tidak Memuaskan
Kurang Memuaskan

Lihat